AKSI KEMANUSIAN CENTRAL COMANDO PANGKALAN BELA NEGARA : PEDULI IBU HASNI AHMAD YANG HIDUP DI TANAH PEKUBURAN.
Hal-Sel, Bacanpost.com – Di tengah hiruk pikuk kehidupan masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan, masih ada sekelompok pemuda dan pemudi yang menaruh perhatian mendalam terhadap kondisi sosial di lingkungannya. Mereka tergabung dalam Central Comando Pangkalan Bela Negara, sebuah komunitas yang menunjukkan kepedulian nyata terhadap warga yang membutuhkan.
Salah satu sosok yang menjadi perhatian mereka adalah Ibu Hasni Ahmad, seorang perempuan berusia 63 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai penyapu jalanan. Ia tinggal di atas tanah hibah area perkuburan Islam di Desa Tomori, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Kondisi rumahnya sangat memprihatinkan dan tidak layak huni, membuat kehidupannya penuh keterbatasan. 13/10/2025.
Melihat keadaan tersebut, para pemuda-pemudi dari Central Comando Pangkalan Bela Negara menggelar aksi kemanusiaan sebagai bentuk solidaritas untuk menyuarakan penderitaan Ibu Hasni Ahmad. Mereka berharap, gerakan kecil ini mampu menggugah hati para pemangku kebijakan agar turut mengambil langkah nyata membantu.
Di sela-sela kegiatan, Koordinator Central Comando Pangkalan Bela Negara, Ayub Kamarullah, menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini adalah bentuk kepedulian terhadap sesama yang sering luput dari perhatian pemerintah.
“Aksi kemanusiaan ini bagian dari solidaritas untuk membantu menyuarakan penderitaan Ibu Hasni Ahmad, yang tidak pernah mendapatkan sentuhan dari pemerintah desa setempat. Baik dari aspek kesejahteraan maupun rasa aman, padahal itu merupakan tanggung jawab paling mendasar dari sebuah pemerintahan,” ujar Ayub.
Ayub menambahkan, pihaknya berharap agar aksi ini dapat “mencabik-cabik hati nurani” para pemangku kebijakan di Kabupaten Halmahera Selatan.
“Kami berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret untuk membantu kehidupan Ibu Hasni Ahmad, minimal dengan memberikan rumah yang layak huni,” pungkasnya.
Gerakan kepedulian ini menjadi bukti bahwa di balik kesibukan dan keterbatasan, masih ada jiwa-jiwa muda yang memilih untuk peka, peduli, dan bertindak demi kemanusiaan.
Tim Redaksi Bacanpost.

